Halalinvest.id β Buat kamu yang suka asal kirim data pribadi ke orang lain, hati-hati ya! Bank Indonesia (BI) baru-baru ini mengingatkan masyarakat soal maraknya modus kejahatan yang memanfaatkan data pribadi orang lain untuk membuka rekening bank.
Modus ini nggak main-main. Pelaku biasanya datang dengan tawaran menggiurkan, seperti mau βbeliβ atau βpinjamβ rekening dengan imbalan uang. Terdengar simpel dan untung di awal, tapi ternyata rekening tersebut nantinya digunakan buat menampung uang hasil kejahatan.
Informasi ini disampaikan langsung oleh BI lewat akun Instagram resminya @bank_indonesia, Senin (12/5/2025).
π‘ Bagaimana Modusnya Bekerja?
-
Pelaku menghubungi kamu dan minta data lengkap (bisa juga akun bank aktif).
-
Kamu ditawari imbalan uang kalau mau βpinjamkanβ data atau rekening.
-
Data kamu dipakai untuk buka rekening baru atau mengakses rekening lama.
-
Rekening itu kemudian digunakan untuk transaksi ilegal.
Dan yang kena getahnya? Kamu sendiri! Karena semua data atas nama kamu.
π‘οΈ Tips Agar Nggak Jadi Korban:
-
Jangan pernah kasih info penting, seperti PIN, OTP, password, atau data rekening ke orang lain.
-
Ingat: Data diri = aset berharga. Jangan sembarangan.
-
Hindari tawaran aneh seperti jual beli atau pinjam rekening.
-
Sadar hukum β kalau rekening kamu dipakai buat kejahatan, kamu bisa ikut terseret secara pidana.
-
Laporkan ke pihak berwajib kalau kamu nemu kasus penyalahgunaan data pribadi.
π Kesimpulan
Jangan mudah tergiur imbalan uang dari orang yang nggak dikenal. Kalau sampai data kamu disalahgunakan, risikonya bukan cuma rugi materi β tapi juga bisa berurusan dengan hukum.
Yuk, jaga data diri dan edukasi orang-orang di sekitarmu. Semakin banyak yang sadar, semakin sempit ruang gerak pelaku kejahatan digital.
Ikuti terus info penting seputar keamanan finansial di Halalinvest.id β Smart Wealth, Halal Path. π‘π