Loading data saham...

Investor Lagi Rajin Borong Saham, Obligasi Mulai Ditinggalin?

Halalinvest.id – Pasar saham Indonesia belakangan ini kembali ramai. Setelah sempat lesu, sentimen mulai membaik, terutama sejak Tiongkok dan Amerika Serikat sepakat “damai sejenak” dari perang dagang yang bikin pasar global sempat tegang.

Dampaknya langsung terasa. Investor asing mulai balik badan, masuk lagi ke pasar saham dengan aksi borong selama dua hari berturut-turut. Total net buy yang tercatat: Rp4,45 triliun. Alhasil, IHSG pun kembali melesat ke atas level 7.000.


πŸ“‰ Obligasi Mulai Ketinggalan?

Sementara pasar saham ramai, pasar obligasi justru agak sepi. Data terakhir menunjukkan, investor asing mengurangi kepemilikan di Surat Berharga Negara (SBN) sekitar Rp770 miliar per 14 Mei 2025.

Tapi bukan berarti semua obligasi ditinggalkan. Justru sekarang, investor cenderung lebih memilih obligasi jangka pendek β€” karena dinilai lebih aman dan cepat balik modal.

Misalnya, yield SUN tenor 2 tahun turun jadi 6,219% (artinya harga naik), sementara SUN 10 tahun justru naik yield-nya ke 6,901% (tanda investor mulai menghindari tenor panjang).


πŸ’΅ Obligasi Valas Juga Ikut Terkena

Hal serupa juga terjadi di pasar obligasi valas (INDON).

  • Yield INDON 10Y naik 3,3 bps

  • Yield INDON 30Y naik 4,4 bps

  • Bahkan yield tenor 5Y naik paling tinggi: 5,3 bps

Ini menunjukkan investor mulai agak ragu menaruh dana di obligasi jangka panjang berbasis dolar.


πŸ”„ Tapi Bisa Berbalik Arah?

Tunggu dulu… Kondisi bisa aja berubah lagi dalam waktu dekat. Kenapa?

Karena semalam, data inflasi harga grosir di AS ternyata lebih rendah dari perkiraan, dan penjualan ritel juga lagi melemah. Dua data ini bisa bikin peluang pemangkasan suku bunga oleh The Fed makin terbuka.

Kalau itu benar terjadi, maka harga obligasi kemungkinan naik dan yield bisa turun lagi dalam beberapa hari ke depan.

Menurut analis dari Mega Capital Sekuritas, yield SUN 10 tahun mungkin akan turun lagi ke kisaran 6,85%–6,90%, dan INDON 10Y bisa bergerak ke 5,40%–5,45%.


🎯 Kesimpulan

Investor saat ini sedang pasang radar ke pasar saham karena sentimen global yang membaik. Tapi jangan lupakan obligasiβ€”apalagi kalau sinyal pemangkasan bunga dari The Fed makin jelas, pasar surat utang bisa bangkit lagi.

So, buat kamu yang lagi nyusun strategi investasi:
πŸ“ˆ Saham? Lagi menarik.
πŸ“‰ Obligasi? Bisa jadi comeback.
πŸ’Ό Yang penting: tetap pantau data global dan jangan FOMO!

Ikuti terus update pasar bareng Halalinvest.id – Smart Wealth, Halal Path πŸ“ŠπŸŒ™

Scroll to Top